Mediakawasan.co.id, Banten – Sebanyak 18 anak di Kampung Elod, Lebak Selatan, mengikuti kegiatan edukatif Safari Kampung yang diadakan oleh Gugus Mitigasi Lebak Selatan (GMLS) pada Minggu (12/10) pukul 15.30–17.30 WIB. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal mitigasi gempa bumi dan tsunami dengan cara yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami.
Safari Kampung merupakan bagian dari inisiatif Community Resilience GMLS yang berfokus membangun ketangguhan masyarakat pesisir terhadap risiko bencana. Dengan metode pembelajaran berbasis permainan, program ini menghadirkan pengalaman belajar kebencanaan yang dekat dengan dunia anak serta menanamkan nilai kesiapsiagaan sejak dini.
Peserta diperkenalkan pada konsep dasar mitigasi bencana melalui penjelasan ringan tentang apa itu gempa bumi dan tsunami, tanda-tanda awal yang harus diwaspadai, hingga langkah penyelamatan diri sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Tujuan utamanya ialah menumbuhkan kesadaran agar anak-anak mampu berpikir cepat dan bertindak tepat dalam kondisi darurat.
Pemahaman tersebut diperkuat melalui beberapa permainan edukatif. Pertama, “Siaga Kata”, permainan board game di mana peserta diminta menyusun kata-kata bertema kebencanaan dalam waktu singkat. Aktivitas ini melatih kerja sama, fokus, dan daya ingat terhadap istilah penting kebencanaan.
Kedua, “SIB: Siaga Bencana Gempa Bumi dan Tsunami”, permainan tebak aktivitas menggunakan ikat kepala bergambar. Peserta harus menebak isi gambar berdasarkan petunjuk dari teman-temannya, menumbuhkan komunikasi, kebersamaan, dan pemahaman tentang kesiapsiagaan.
Ketiga, “Patriot Siaga”, human board game dengan dadu besar yang membawa pemain ke petak berisi tantangan seperti menjawab pertanyaan, menjalankan simulasi, atau misi siaga. Permainan ini mengasah ketangkasan berpikir dan kemampuan mengambil keputusan di situasi genting.
Kegiatan juga diselingi dengan menyanyikan lagu “Pahlawan Siaga” untuk membangun semangat kebersamaan dan kesiapsiagaan. Sebagai penutup, peserta menerima souvenir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Sepanjang kegiatan, anak-anak tampak gembira dan aktif mengikuti setiap sesi. Tawa, semangat, dan rasa ingin tahu mereka menciptakan suasana belajar yang hidup dan bermakna. Safari Kampung di Kampung Elod tidak hanya memberikan pemahaman tentang mitigasi bencana, tetapi juga memperkuat empati dan kesiapsiagaan generasi muda. Bahkan, tidak sedikit dari orang tua juga ingin ikut bermain karena adrenalin yang intens saat permainan berlangsung.
Melalui kegiatan ini, GMLS menegaskan komitmennya untuk menghadirkan edukasi kebencanaan yang inovatif, ringan, dan relevan dengan dunia anak. GMLS berharap program Safari Kampung dapat terus digelar di berbagai wilayah rawan bencana agar semakin banyak anak yang tumbuh menjadi generasi tangguh, sadar, dan siap menghadapi risiko alam. (Red/rlls)











































