Tag: GWK Cultural Park

  • Rayakan Hut ke-81 RI, Pesta Rakyat 2026 Sukses Digelar di GWK Cultural Park

    Rayakan Hut ke-81 RI, Pesta Rakyat 2026 Sukses Digelar di GWK Cultural Park

    Mediakawasan.co.id, Badung – Event tahunan “Pesta Rakyat 2026” sukses digelar di GWK Cultural Park – Bali pada puncak acara di hari Senin (17/8).  Dimeriahkan oleh ribuan pengunjung, penyelenggaraan Pesta Rakyat yang keenam ini mengusung konsep PESTA, yaitu Panggung Budaya, Eksplorasi Rasa, Sorak Sorai, Titik Temu, dan Alam Lestari, perayaan tahun ini tidak hanya menghadirkan panggung hiburan, tetapi juga rangkaian kegiatan yang melibatkan komunitas lokal Bali terutama generasi muda.

    Program Dolanan diikuti 156 peserta yang siap berkompetisi dalam permainan tradisional mulai dari tarik tambang, panjat pinang, balap bakiak, balap karung estafet, egrang, balap kelereng, hingga makan kerupuk. Semangat keberagaman budaya turut mewarnai rangkaian perayaan melalui Kirab Budaya dari SD 4 Jimbaran yang digelar pada 14 Agustus 2026 dan diikuti hampir 600 peserta. Para peserta menampilkan kostum yang merepresentasikan 18 daerah di Indonesia, serta pertunjukan Seni Tabuh Baleganjur. Keterlibatan banjar, pelajar, dan masyarakat dalam kedua kegiatan tersebut menjadikan rangkaian perayaan kemerdekaan di GWK Cultural Park sebagai ruang untuk merayakan kebersamaan sekaligus mengenal kekayaan budaya Indonesia.

    “Pesta Rakyat kami selenggarakan sebagai ruang bagi masyarakat untuk merayakan kemerdekaan bersama di GWK Cultural Park. Sebagai destinasi wisata budaya, nilai-nilai budaya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap kegiatan kami. Tahun ini, semangat tersebut turut diwujudkan melalui Kirab Budaya yang melibatkan hampir 600 siswa sekolah dasar. Kegiatan ini mencerminkan keterbukaan GWK Cultural Park sebagai Panggung Budaya bagi masyarakat untuk mengenal dan mengekspresikan keberagaman budaya Indonesia,” ujar Ch. Rossie Andriani, Direktur Operasional GWK Cultural Park.

    Dari panggung budaya, perayaan kemudian berlanjut dalam suasana hiburan dan kemeriahan. Rangkaian hiburan menghadirkan penampilan Teater Topeng SMAN 2 Denpasar, Soulfood, Juicy Luicy, D’Masiv, dan Aldi Taher yang dipandu oleh Duo Giga. Berbagai aktivitas interaktif dan undian berhadiah turut melengkapi perayaan sebelum ditutup dengan pertunjukan kembang api dari tiga titik di kawasan GWK Cultural Park.

    Tidak hanya menghadirkan hiburan, Pesta Rakyat juga mengajak pengunjung menikmati ragam pengalaman kuliner dan produk lokal. Di booth Jendela Bali, pengunjung dapat menikmati sajian bertema kemerdekaan seperti Sang Saka Burger, Patriot Panna Cotta, dan minuman Semangat Juang. Sementara itu, MyMelali GWK Market turut menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan menghadirkan beberapa produk UMKM dengan beragam produk lokal. Pengunjung juga dapat menemukan pilihan oleh-oleh di booth Kencana Souvenir yang turut hadir selama Pesta Rakyat.

    Semangat perayaan kemudian dilengkapi dengan perhatian terhadap lingkungan sebagai bagian dari Alam Lestari. Selama acara, tercatat sebanyak 453 kg sampah berhasil dikumpulkan dan dipilah, dengan sampah organik diolah menjadi kompos dan sampah anorganik diarahkan untuk proses daur ulang. Dalam pengelolaannya, GWK Cultural Park berkolaborasi dengan Bali Waste Cycle untuk mengolah limbah anorganik menjadi berbagai produk menarik dan bernilai guna. Upaya tersebut turut dilengkapi dengan edukasi pengelolaan lingkungan melalui showcase composting dan eco enzyme.

    “Bagi kami, kemeriahan dan kepedulian terhadap lingkungan sudah seharusnya dapat berjalan beriringan. Melalui Pesta Rakyat, kami berharap masyarakat tidak hanya membawa pulang pengalaman merayakan kemerdekaan, tetapi juga semangat untuk terus menjaga kebersamaan dan lingkungan,” lanjut Rossie.

    Ragam pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya GWK Cultural Park menghadirkan perayaan kemerdekaan yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Dari budaya dan permainan tradisional, pertunjukan musik, kuliner dan produk lokal, hingga edukasi lingkungan, Pesta Rakyat 2026 menjadi momentum untuk mempertemukan masyarakat dalam suasana yang meriah sekaligus penuh kebersamaan. (Red/rlls)

  • Program Literasi Budaya di GWK Cultural Park

    Program Literasi Budaya di GWK Cultural Park

    Tarik Antusiasme Masyarakat

    Mediakawasan.co.id, Bali – GWK Cultural Park menyelenggarakan program Literasi Budaya yang hadir untuk memperkenalkan nilai budaya kepada anak-anak melalui pengalaman belajar di ruang terbuka yang dilaksanakan sepanjang Januari hingga Juni 2026. Diikuti oleh hampir 3.000 peserta, siswa-siswi dari 19 Sekolah Dasar Negeri dan 5 Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) diajak berkeliling kawasan GWK Cultural Park, menonton animasi edukatif Garuda Cilik, serta mengikuti berbagai aktivitas untuk menumbuhkan kepedulian akan lingkungan seperti pengolahan sampah organik dan pemanfaatan sisa kain menjadi barang yang bermanfaat.

    Jumlah peserta pada tahun ini mencerminkan tingginya minat anak-anak terhadap kegiatan pembelajaran di luar kelas yang edukatif dan aplikatif. Antusiasme ini mengalami peningkatan dibandingkan dua tahun sebelumnya, dengan total sekitar 2.500 peserta sepanjang tahun 2024 dan 2025. “Kami bersyukur dapat menyediakan ruang belajar yang berkualitas bagi anak-anak melalui Program Literasi Budaya. Program ini dirancang agar memberi manfaat nyata, karena kami percaya pengenalan budaya sejak dini berperan penting dalam menumbuhkan pemahaman, apresiasi terhadap warisan budaya, serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan” ujar Ch. Rossie Andriani, selaku Direktur Operasional GWK Cultural Park.

    Antusiasme masyarakat terhadap Program Literasi Budaya terus menunjukkan peningkatan, dengan seluruh kuota kunjungan telah penuh hingga September 2026. Sebagai bagian dari komitmen dalam memperluas akses edukasi budaya bagi generasi muda, pendaftaran untuk periode Oktober 2026 kembali dibuka tanpa dipungut biaya tiket masuk melalui tautan bit.ly/DaftarLiterasiBudaya. (Red/rlls)

  • Kolaborasi A Plus Dan Gwk Cultural Park Hadirkan “Sunrise Movement” Melalui Program Morning Mat Pilates

    Kolaborasi A Plus Dan Gwk Cultural Park Hadirkan “Sunrise Movement” Melalui Program Morning Mat Pilates

    Mediakawasan.co.id, Badung – GWK Cultural Park berkolaborasi dengan A Plus dalam menghadirkan program Morning Mat Pilates yang diselenggarakan pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Plaza Wisnu. Kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye “Sunrise Movement”, sebuah inisiatif yang mengajak masyarakat untuk memulai hari dengan energi positif dan gaya hidup sehat. Sebanyak 100 peserta mengikuti sesi pilates yang dirancang khusus untuk meningkatkan fleksibilitas tubuh sekaligus menciptakan keseimbangan antara tubuh dan pikiran. Dipandu oleh instruktur profesional dari A Plus, sesi ini berlangsung dalam suasana pagi yang tenang dan fokus, sejalan dengan konsep mindfulness yang menjadi konsep utama kampanye Sunrise Movement.

    Plaza Wisnu dipilih sebagai lokasi kegiatan karena menawarkan pengalaman berolahraga yang berbeda. Kombinasi antara udara pagi yang segar, suasana alam, serta latar ikonik Patung Garuda Wisnu Kencana, menjadikan Morning Mat Pilates ini tidak hanya sekadar sesi olahraga, tetapi juga momen relaksasi dan refleksi diri. Selain manfaat kebugaran, para peserta juga mendapatkan berbagai benefit tambahan, salah satunya berupa tiket Pesta Rakyat yang akan digelar pada 17 Agustus 2026 di GWK Cultural Park yang memberikan pengalaman tidak terlupakan bagi pengunjung.

    “Kami melihat tren wellness sudah menjadi bagian penting dari gaya hidup masyarakat. Melalui kolaborasi dengan A Plus dalam program Morning Mat Pilates bertema Sunrise Movement, GWK Cultural Park ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai tempat untuk menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran,” ujar Ch. Rossie Andriani, Direktur Operasional GWK Cultural Park. Melalui kolaborasi ini, GWK Cultural Park bersama A Plus berharap dapat terus menghadirkan program wellness yang inspiratif, memperluas ruang kolaborasi komunitas, serta mendorong masyarakat untuk menjadikan aktivitas pagi sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang berkelanjutan. (Red/rlls)