Mediakawasan.co.id, Bandung – Sebanyak lebih dari 5.500 siswa dari enam sekolah menengah pertama (SMP) di Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya mengikuti program JEVA Goes to School dalam rangkaian PLN Mobile Jalan Juara JEVA Spike Nation 2026 yang digelar pada 21 hingga 23 Juli 2026. Kegiatan ini menghadirkan coaching clinic bersama atlet nasional Jakarta Electric PLN sebagai upaya membangun pembinaan voli usia dini.
Program tersebut untuk pertama kalinya diperluas ke Yogyakarta setelah sebelumnya sukses digelar di Bandung dan Surabaya pada 2025. Ekspansi ini menjadi bagian dari komitmen PLN, PLN Mobile, dan JEVA dalam memperluas ekosistem pembinaan atlet muda menuju level profesional.
Dalam coaching clinic, para siswa mendapat kesempatan berlatih langsung bersama atlet nasional. Salah satunya setter Jakarta Electric PLN, Khalisa Azilia, yang berbagi pengalaman dan teknik dasar bermain voli kepada para pelajar di Bandung.
“Saya juga mulai serius bermain voli sejak SMP. Setiap datang ke coaching clinic seperti ini rasanya seperti melihat diri saya sendiri di masa lalu. Semoga dari sesi singkat ini ada yang menemukan mimpinya menjadi pemain nasional,” ujar Khalisa.
Rangkaian JEVA Goes to School berlangsung di SMP Muhammadiyah 1 Prambanan Yogyakarta, SMP KP Ciparay, SMPN 1 Cicalengka, SMP Pasundan 1, SMPN 2 Cileunyi, serta SMPN 24 Surabaya.
Di Yogyakarta, siswa mendapat pelatihan dari atlet nasional Yesky Pentakusuma yang berposisi sebagai middle blocker. Sementara di Surabaya, atlet nasional Dinda Syifa kembali hadir memberikan sesi berbagi pengalaman kepada siswa SMPN 24 Surabaya. Adapun di Bandung, atlet nasional Arimbi Syifana turut mendampingi pelatihan di SMP KP Ciparay.
Selain pelatihan teknik bermain voli, setiap sekolah juga diperkenalkan pada kompetisi daring kategori desain, musik, dan konten kreatif. PLN Mobile turut memberikan bantuan perlengkapan olahraga berupa bola voli dan net kepada sekolah-sekolah peserta.
Puncak rangkaian kegiatan digelar melalui Exhibition Match di GOR PLN Mobile Arena, Bandung, yang mempertemukan delapan tim SMP dari wilayah Bandung Raya. Kompetisi menggunakan sistem gugur untuk memperebutkan gelar juara sekaligus satu tiket wild card menuju kompetisi resmi JEVA Spike Nation 2026 Kota Bandung.
Ketua JEVA Perkumpulan Bola Voli Elektrik (PBVE) PLN, Yudhi Juliardiyanto Nugroho, mengatakan exhibition match menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar karena mereka dapat merasakan atmosfer pertandingan sekaligus berinteraksi langsung dengan atlet nasional.
“Exhibition Match dan sesi bersama atlet nasional kami hadirkan agar para siswa tidak hanya berlatih, tetapi juga merasakan atmosfer bertanding langsung bersama atlet nasional. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan mental juara sejak dini,” katanya.
Ia menambahkan, perluasan JEVA Goes to School ke Yogyakarta menjadi langkah untuk menjangkau lebih banyak pelajar sekaligus membuka kesempatan bagi mereka meniti jalur pembinaan menuju kompetisi resmi JEVA Spike Nation hingga level profesional.
Ajang Exhibition Match juga dimeriahkan penampilan Rizwan Fadilah serta fun games bersama sejumlah atlet Jakarta Electric PLN, di antaranya Afra Hasna, Meyka Juliana, Anastasia Regina, Chika Swinerlin, Vania Nurfatimah, dan Devita Aprilia.
PLN Mobile Jalan Juara JEVA Spike Nation 2026 merupakan program pembinaan atlet muda yang diinisiasi JEVA di bawah klub Jakarta Electric PLN dengan visi Unleash Indonesian Potential. Melalui coaching clinic, kompetisi antarsekolah, hingga pembinaan berjenjang, program ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit atlet voli Indonesia yang siap bersaing di tingkat nasional maupun profesional. (Red/*)






































