Mediakawasan.co.id, Pamulang – Lebih dari sekadar ajang kompetisi, Kejuaraan Tenis Meja Perempuan (TPMP) Kenyangin Cup 2025 di kawasan Benda Baru, Pamulang, Sabtu (18/10), menjadi ruang pemberdayaan bagi perempuan lintas usia. Sebanyak 84 atlet perempuan berusia 40 hingga 72 tahun dari berbagai Persatuan Tenis Meja (PTM) se-Tangerang Selatan berpartisipasi, menjadikan olahraga ini sebagai wadah kebersamaan dan inspirasi gaya hidup aktif.
Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Internasional ini memperlihatkan bagaimana tenis meja tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menguatkan jejaring sosial perempuan. Lantunan tawa, semangat, dan dukungan penonton mewarnai setiap pertandingan, menghapus batas usia di lapangan.
Wali Kota Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dalam sambutannya menilai ajang ini sebagai wujud nyata partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan kesehatan dan pemberdayaan komunitas.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba olahraga, tetapi juga bukti bahwa perempuan punya peran kuat dalam membangun masyarakat yang sehat dan unggul,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni. Ia menyebut ajang TPMP Kenyangin menjadi bukti bahwa aktivitas fisik dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial perempuan.
“Pesertanya berasal dari berbagai latar belakang. Mereka bukan hanya bersaing, tapi saling menyemangati. Ini memperkuat silaturahmi dan menjadi teladan gaya hidup aktif,” katanya.
Ketua TPMP Kenyangin, Salma Ariy Arifin, menjelaskan turnamen ini sengaja dirancang sebagai ruang inklusif, di mana olahraga tenis meja dapat dijangkau siapa saja—termasuk lansia.
“Kami ingin olahraga tidak berhenti saat usia bertambah. Tenis meja ini fleksibel, menyenangkan, dan bisa dimainkan sesuai kemampuan,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Lisma Rangkapan, menyebut tingginya animo peserta pada kegiatan perdana ini menunjukkan bahwa olahraga bisa menjadi jembatan lintas generasi.
“Para peserta ini adalah teladan bahwa semangat aktif bisa terus menyala. Kami harap ini jadi awal dari gerakan hidup sehat dan kolaboratif di Tangsel,” ujarnya.
Selain hadiah uang tunai dan piala, para peserta juga mendapat apresiasi khusus atas semangat dan sportivitas yang mereka tunjukkan.
Turnamen TPMP Kenyangin Cup 2025 pun bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana perempuan lansia membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk aktif, berdaya, dan memberi inspirasi bagi generasi muda. (Red/*)








































