Mediakawasan.co.id, Banten – Hujan deras yang melanda wilayah Banten sejak malam 17 Januari 2025 hingga pagi hari ini memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor di beberapa daerah. Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan sungai meluap dan tanah longsor terjadi di wilayah bertopografi curam.
Kronologi Kejadian dan Dampak
Hujan deras yang berlangsung selama lebih dari 12 jam menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, yaitu:
Kecamatan Munjul, Kecamatan Cibaliung, dan Kecamatan Cikeusik di Kabupaten Pandeglang.
Longsor dilaporkan terjadi di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak.
Bencana ini mengakibatkan terputusnya akses jalan dan beberapa warga terdampak banjir. Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa.
Data Curah Hujan Ekstrem
Berdasarkan data dari alat ukur hujan otomatis (AWS dan ARG), wilayah Banten mencatat curah hujan ekstrem hingga sangat lebat:
AWS Cibaliung: 169 mm/hari (hujan ekstrem).
ARG Bendung Ciliman: 172.4 mm/hari (hujan ekstrem).
ARG Cirinten: 103.2 mm/hari (hujan sangat lebat).
ARG Rek. Bojongmenteng: 112 mm/hari (hujan sangat lebat).
Analisis Cuaca
BMKG menyebutkan bahwa kondisi ini disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor atmosfer, yaitu:
- Aktifnya Gelombang Kelvin.
- Daerah konvergensi dan belokan angin yang diperkuat oleh pusat tekanan rendah di Samudra Hindia.
- Udara yang lembab dari lapisan bawah hingga atas, mendukung pertumbuhan awan konvektif di wilayah Banten.
Peringatan Dini dan Rekomendasi BMKG
BMKG telah mengeluarkan peringatan dini sejak 17 Januari 2025 pukul 21.51 WIB dan terus memperbaruinya hingga pagi ini. Berdasarkan analisis terkini, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah Banten.
Rekomendasi BMKG:
- Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir, genangan, tanah longsor, dan cuaca ekstrem lainnya.
- Wilayah bertopografi curam atau rawan longsor harus ekstra waspada, terutama jika hujan ringan hingga sedang terus terjadi selama beberapa hari ke depan.
- Instansi terkait diminta untuk memonitor kondisi cuaca dan mempersiapkan langkah mitigasi serta tanggap darurat.
Kesimpulan
BMKG Banten mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi terkini dari BMKG dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah terkait upaya pencegahan dan penanganan bencana. Tetap jaga keselamatan dan segera laporkan kondisi darurat kepada pihak berwenang. (Red/rlls)








































