Mediakawasan.co.id, Tangerang Selatan – Polres Tangerang Selatan menggelar konferensi pers di Mapolres Tangsel, pada Sabtu, (18/01) terkait keberhasilan pengungkapan dua kasus pencurian dengan kekerasan yang sempat menggemparkan masyarakat di awal tahun ini. Kedua kasus tersebut melibatkan aksi perampokan di SPBU Shell Bintaro pada 1 Januari 2025 dan kasus begal di wilayah Pamulang pada 8 Januari 2025.
Dalam keterangannya, Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Victor D. H. Inkiriwang, menyampaikan bahwa kepolisian berkomitmen untuk bergerak cepat dan profesional dalam menangani setiap gangguan keamanan di masyarakat. “Kami selalu berusaha menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat,” ungkapnya.
Kasus 1: Perampokan di SPBU Shell Bintaro
Kasus pertama terjadi pada 1 Januari 2025, tepat pukul 03.00 dini hari di SPBU Shell Bintaro, Jalan MH Thamrin No. 7, Bintaro Jaya. Pelaku berinisial IA (34), mantan karyawan SPBU tersebut, melancarkan aksinya dengan berpura-pura menjadi pengemudi ojek online. Pelaku menggunakan jaket dan helm ojek online untuk menyamarkan identitas.
Setelah mengetuk pintu kantor SPBU, IA menodongkan benda yang menyerupai senjata api kepada dua saksi. Pelaku berhasil menggasak uang tunai sebesar Rp53.666.200. Namun, setelah aksi tersebut, pelaku membuang alat menyerupai senjata api yang ternyata hanya sebuah korek berbentuk pistol.
Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku pada 9 Januari 2025 di Bintaro. Dari tangan pelaku, diamankan uang tunai sisa hasil kejahatan sebesar Rp18.560.000. Pelaku diketahui melancarkan aksinya karena terlilit utang pinjaman online.
Kasus 2: Begal di Pamulang
Kasus kedua terjadi pada 8 Januari 2025 di Jalan Talas 2, Pondok Cabe Ilir, Pamulang. Korban, JRF (19), menderita luka serius akibat enam luka tusukan dan bacokan dari para pelaku yang berjumlah tiga orang. Ketiga pelaku berinisial MDW (19), MRM (17), dan MP (19).
Para pelaku merampas sepeda motor Honda Vario dan handphone milik korban. Mereka telah merencanakan aksi tersebut dengan matang, termasuk pembagian peran. MDW bertugas menusuk korban, MRM menodong dan membacok korban, sementara MP merupakan otak di balik aksi ini.
Polisi berhasil mengamankan ketiga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Pelaku MP diketahui juga terlibat dalam perampokan di SPBU Shell Bintaro, dengan motif yang sama, yaitu terlilit utang pinjaman online.
Komitmen Polres Tangerang Selatan
Kapolres Tangerang Selatan menegaskan bahwa penanganan kedua kasus ini merupakan bukti nyata dari profesionalisme Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kami bergerak cepat untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan bahwa hukum ditegakkan secara adil,” ujarnya.
Barang bukti berupa uang tunai, senjata tajam, dan perlengkapan yang digunakan dalam aksi kejahatan telah diamankan oleh polisi. Sementara itu, para pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku. (Red/*)











































