Mediakawasan.co.id, Tangerang Selatan – Nuansa merah putih mulai menyelimuti berbagai sudut Kota Tangerang Selatan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bendera Merah Putih, umbul-umbul, hingga beragam ornamen kemerdekaan mulai menghiasi kantor pemerintahan, jalan utama, fasilitas publik, hingga permukiman warga.
Memasuki Agustus, suasana kemerdekaan pun perlahan terasa semakin kuat. Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar memasang bendera, tetapi juga menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang untuk memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.
Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum Kota Tangerang Selatan, Dandy Priyantara, mengatakan pemerintah tengah mematangkan berbagai rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, sekaligus memastikan semangat kemerdekaan dapat dirasakan masyarakat sejak awal bulan.
“Kami ingin semangat Hari Kemerdekaan tidak hanya terasa saat upacara berlangsung, tetapi sudah hadir sejak awal Agustus melalui partisipasi seluruh masyarakat,” ujar Dandy, Jumat (6/8/2026).
Menurut Dandy, pemasangan Bendera Merah Putih bukan sekadar upaya mempercantik lingkungan. Di balik kibaran merah putih, terdapat simbol penghormatan kepada para pahlawan sekaligus pengingat bagi masyarakat untuk mengisi kemerdekaan dengan karya, kepedulian, dan semangat gotong royong.
Karena itu, ia mengajak perangkat daerah, instansi, pelaku usaha, hingga masyarakat di tingkat lingkungan untuk bersama-sama menyemarakkan bulan kemerdekaan.
“Kami mengajak seluruh perangkat daerah, instansi, pelaku usaha, hingga warga untuk bersama-sama memasang Bendera Merah Putih dan menghiasi lingkungannya masing-masing,” katanya.
Gotong Royong Warga Mulai Hidupkan Suasana Agustus
Semarak kemerdekaan mulai terlihat di sejumlah wilayah Tangerang Selatan. Salah satunya di Kecamatan Pondok Aren, ketika warga bergotong royong memasang Bendera Merah Putih, umbul-umbul, dan berbagai dekorasi bernuansa kemerdekaan.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut telah menjadi tradisi tahunan yang bukan hanya membuat lingkungan tampak lebih meriah, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antarwarga.
Salah seorang warga Pondok Aren, Sutrisno (48), mengatakan suasana Agustus selalu menghadirkan nuansa tersendiri. Warga yang biasanya sibuk dengan aktivitas masing-masing kembali berkumpul untuk mempercantik lingkungan.
“Kalau sudah masuk bulan Agustus, suasananya memang berbeda. Warga saling mengingatkan untuk memasang bendera, lingkungan jadi lebih semarak, dan anak-anak juga ikut merasakan semangat kemerdekaan,” ujar Sutrisno.
Ia berharap tradisi tersebut terus dipertahankan dari tahun ke tahun. Menurutnya, kebersamaan yang tumbuh selama menyambut kemerdekaan seharusnya tidak berhenti ketika rangkaian perayaan berakhir.
“Semoga kebersamaan seperti ini terus terjaga setiap tahunnya,” tambahnya.
Upacara hingga Renungan Suci Disiapkan
Selain menghias lingkungan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga telah menyiapkan sejumlah agenda resmi untuk memperingati HUT ke-81 RI.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), apel kehormatan dan renungan suci, serta upacara penaikan dan penurunan Bendera Merah Putih yang dipusatkan di Markas Batalyon Kavaleri 9 (Yonkav 9).
Rangkaian peringatan kemudian dilanjutkan dengan tasyakuran bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai elemen masyarakat.
Persiapan seluruh agenda dilakukan melalui koordinasi lintas perangkat daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan khidmat.
Dandy menegaskan, semangat kemerdekaan idealnya tidak berhenti pada banyaknya Bendera Merah Putih yang berkibar di berbagai penjuru kota.
Menurutnya, nilai-nilai kemerdekaan harus diwujudkan melalui perilaku dan kehidupan masyarakat sehari-hari, mulai dari menjaga kebersamaan hingga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami berharap semangat merah putih tidak hanya terlihat dari banyaknya bendera yang terpasang, tetapi juga tercermin dalam kebersamaan masyarakat, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat untuk terus membangun Kota Tangerang Selatan dan Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.
Kini, semakin banyaknya kawasan yang dihiasi warna merah putih membuat atmosfer menjelang 17 Agustus semakin terasa di Tangerang Selatan.
Dari halaman rumah, gang permukiman, hingga ruang-ruang publik, semangat kemerdekaan tumbuh lewat aksi sederhana yang dilakukan bersama. Bukan sekadar dekorasi, kibaran merah putih menjadi penanda bahwa semangat kemerdekaan masih terus hidup di tengah masyarakat. (Red/*)







































