Mediakawasan.co.id, Pamulang – Dalam rangka persiapan menyambut Idul Adha, Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta pihak kewilayahan, melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban di beberapa lokasi peternakan di Kota Tangsel, pada Rabu, (28/5/2025). Salah satu titik yang dikunjungi adalah Farm Lubawi Animalia di Lebak Talas Pamulang, yang merupakan tempat dibelinya Sapi Kurban oleh Presiden RI Prabowo Subianto untuk dibagikan kepada masyarakat Tangsel.
“Hari ini kami melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban, termasuk satu ekor sapi seberat 1.045 kg milik Presiden Republik Indonesia, pak Prabowo yang akan dikurbankan di Islamic Center Kota Tangsel. Alhamdulillah, sapi tersebut memenuhi persyaratan kesehatan dan siap untuk dikurbankan,” ujar Pilar
Merujuk hasil pengecekan, menurut Pilar sapi yang diperiksa diketahui sudah berusia lebih dari dua tahun, sesuai dengan syarat minimal hewan kurban.
Proses pemeriksaan mencakup pengecekan fisik dan kesehatan organ dalam, yang akan dilakukan kembali sebelum penyembelihan dan distribusi kepada masyarakat. Kami harap bahwa hewan yang didistribusikan layak dan sehat untuk dikonsumsi oleh masyarakat Tangsel.
Dalam kesempatan itu, Pilar juga melaporkan bahwa secara keseluruhan, terdapat sekitar 3.000 hewan ternak, termasuk sapi dan kambing, yang siap untuk dikurbankan di Tangsel tahun ini. Ia menyebutkan bahwa jumlah pedagang hewan kurban di kota ini mencapai 50. Dibandingkan tahun lalu, terjadi peningkatan jumlah hewan kurban sekitar 20 persen, yang mencerminkan peningkatan daya beli masyarakat.
“Sampai saat ini, kami belum menemukan adanya wabah penyakit pada hewan ternak, dan kami berharap hal ini tetap terjaga hingga hari H,” ucapnya.
Selain memeriksa kondisi hewan di peternakan, pemeriksaan juga akan dilakukan di lapak-lapak penjualan di seluruh wilayah Tangsel. Pilar menegaskan bahwa Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian akan melakukan pemeriksaan ketat untuk memastikan semua hewan kurban dalam keadaan baik sebelum pemotongan.
“Di lokasi pemotongan, kami juga akan mengambil sampel daging untuk dijaga kualitasnya dan memastikan aman untuk masyarakat,” tutupnya. (Red/*)









































