Mediakawasan.co.id, Depok- Di antara mereka yang menyambut gembira bulan Ramadan, ada sebagian orang yang merasa khawatir, yakni orang-orang yang memiliki gangguan lambung dan pencernaan atau yang sering kita dengar dengan istilah maag. Khawatir jika mereka tidak bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik jika penyakit sejuta umat itu tiba-tiba muncul. Padahal, hal itu tidak perlu terjadi jika penderita maag menjalankan ibadah puasa dengan benar.
Maag merupakan penyakit yang kerap dikeluhkan oleh banyak orang. Penyakit ini umumnya mengganggu saluran pencernaan bagian atas dan lambung di dalam tubuh manusia. Penyebab maag pun bisa bermacam-macam tergantung kondisi yang dialami oleh pengidapnya, seperti asam lambung, gastritis, gerd, hingga dispepsia.
“Maag itu dari kalimat mag, mag artinya lambung ‘de-maag’ itu dari bahasa Belanda. Jadi suatu penyakit yang mengganggu lambung, pencernaan bagian atas,” tutur dr Aru Ariadno, Sp.PD KGEH, dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroentero dan hepatologi RS Brawijaya Depok, Senin (28/3/2022).
Menurut dr. Aru, penyakit ini tak bisa disepelekan begitu saja lantaran bisa memicu penyakit serius lainnya. Penanggulangannya, penderita maag akut bisa melakukan pengecekan seberapa parah masalah pada lambung dan pencernaannya melalui layanan Endoskopi. Layanan ini menggunakan alat canggih untuk memeriksa saluran cerna secara visual dengan cara melihat langsung pada layar monitor untuk mendeteksi berbagai kelainan pada saluran cerna atas (mulut, esofagus, lambung, dan usus halus 12 jari) serta saluran cerna bawah (anus, colon, dan usus besar). Di RS Brawijaya Depok, saat ini telah tersedia layanan Endoskopi.
Agar penderita maag bisa berpuasa dengan nyaman, ada sejumlah tips puasa yang disarankan oleh dr. Aru di antaranya, pemilihan makanan yang boleh dikonsumsi dan pantangan makanan agar penyakit maag tak sering muncul. Nah, agar penderita maag bisa berpuasa dengan nyaman, berikut tips yang disarankan dr Aru Ariadno.
1. Berbuka dengan makanan manis
Pengidap maag disarankan untuk berbuka puasa dengan makanan yang manis-manis, seperti kurma dan lainnya. Hal ini berguna untuk membantu proses pencernaan dan mengembalikan kadar gula sesudah puas.
“Berbukalah dengan yang manis, pertama. Dengan kurma ganjil ini sangat baik bagi pencernaan. Kurma bagus karena mengandung serat yang diperlukan untuk membantu pencernaan. Secara umum berbuka puasa dengan kurma membantu mengembalikan kadar gula sesudah puasa dan seratnya membantu pencernaan dengan baik,” tutur dr. Aru.
2. Makan yang ringan
Tips puasa bagi penderita maag berikutnya adalah berbuka puasa dengan makanan yang ringan untuk menghindari perut begah dan memicu penyakit maag.
“Kemudian berbuka dengan yang ringan-ringan, jangan yang besar-besar,” ucapnya.
“Hindari juga sejumlah makanan yang bisa memicu maag, seperti: gorengan, makanan terlalu berminyak, makanan pedas, makanan asam, kopi. Puasa itu biasanya pada waktu berpuasa bagus, orang-orang kadang tidak ada keluhan Munculnya setelah berbuka biasanya. Karena pada waktu orang itu berbuka, mulai tuh, makanan yang macam-macam keluar. Orang berbuka dengan contohnya gorengan, berminyak, pedas, asam, kopi, akibatnya mag muncul lagi saat itu,” paparnya.
3. Minum air putih
Selain itu, dr Aru juga menyarankan agar mengkonsumsi air hangat atau air putih sebanyak dua gelas di saat berbuka puasa. Sebab, kebutuhan air harus tetap dijaga selama berpuasa agar tubuh tetap bugar dan sehat.
“Buka dulu dengan kurma, ganjil, minum air hangat,” lanjutnya.
4. Bisa makan berat setelah shalat tarawih
Tips puasa bagi penderita maag berikutnya, bisa mengkonsumsi makanan berat, seperti nasi, sayur, hingga daging, apabila sudah melaksanakan ibadah shalat.
“Setelah itu, baru mulai makan besar. Makan besar juga jangan yang aneh-aneh,” ucap dr Aru.
“Jadi, makan seperti biasa, nasi, usahakan banyak sayur, mau daging boleh, mau ayam boleh, intinya komposisi dari makanan itu jangan terlalu over karbohidrat,” pungkas dr. Aru. (Red/*)






































