Mediakawasan.co.id, Tangerang – PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengukuhkan posisinya sebagai pionir dalam transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 yang digelar hari ini Rabu (11/6) seluruh agenda disetujui penuh oleh pemegang saham, menandai babak baru dengan diluncurkannya peta jalan strategis “Next Generation Siloam (NGS)” untuk lima tahun ke depan.
Peta Jalan Strategis NGS: Memperluas Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan
NGS menjadi tulang punggung komitmen Siloam dalam mendukung prioritas pemerintah untuk memperluas akses dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional. Dengan pertumbuhan yang stabil dan peningkatan kapabilitas, Siloam berfokus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih efisien dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
Sebagai wujud nyata, Siloam berencana membuka empat rumah sakit baru pada tahun 2025 dan empat lagi pada tahun 2026, yang akan semakin memperkuat jangkauan layanannya di seluruh Indonesia. Visi besar Siloam adalah menghilangkan kebutuhan masyarakat Indonesia untuk berobat ke luar negeri, dengan menyediakan fasilitas dan teknologi medis berkelas internasional di dalam negeri.
Inovasi Teknologi dan Layanan UnggulanSiloam terus berinvestasi pada teknologi medis canggih, termasuk implementasi Da Vinci Xi, sistem bedah robotik pertama di Indonesia. Teknologi revolusioner ini memungkinkan tindakan bedah dengan sayatan minimal, presisi tinggi, dan pemulihan pasien yang lebih cepat. Hanya dalam dua minggu pertama peluncurannya, lima tindakan bedah berhasil dilakukan, menunjukkan potensi besar teknologi ini.
Tak hanya itu, Siloam juga proaktif mengatasi prevalensi stroke yang meningkat di Indonesia melalui program “Stroke Ready Hospitals”. Dengan memastikan ketersediaan peralatan vital dan dokter spesialis, Siloam mampu memberikan penanganan stroke dalam “golden period” pertama, periode krusial yang sangat menentukan hasil pemulihan pasien. Beberapa Rumah Sakit Siloam bahkan telah menerima Angels Awards dari World Stroke Organization atas keunggulan penanganan stroke.
Untuk melengkapi layanan komprehensifnya, Siloam juga menghadirkan layanan spesialis seperti Sports Medicine & Performance Center serta Urology Stone Center, menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan berstandar internasional yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Adopsi Kecerdasan Buatan (AI) untuk Layanan Berpusat pada Pasien
Siloam melakukan investasi agresif dalam teknologi canggih, termasuk penerapan Artificial Intelligence (AI). AI di Siloam berfungsi sebagai alat bantu yang meningkatkan efektivitas dan efisiensi dokter dalam mendiagnosa pasien. Salah satu implementasi nyata adalah pengembangan rekam medis elektronik berbasis AI, di mana dokter tidak perlu lagi mengetik secara manual, sehingga dapat lebih fokus pada interaksi langsung dengan pasien. AI secara otomatis mencatat konsultasi, bahkan dapat memberikan usulan diagnosa dan mengecek ketersediaan obat. Inisiatif AI ini berpusat pada peningkatan kualitas layanan dengan pendekatan yang lebih personal dan berpusat pada pasien.
Pengakuan Internasional dan Komitmen ESGBerbagai penghargaan yang diraih Siloam menjadi bukti nyata komitmennya terhadap standar layanan internasional. Siloam MRCCC menduduki peringkat ke-61 di Asia Pasifik dan ke-7 di Asia Tenggara untuk layanan kanker, sementara Siloam ASRI aktif melakukan transplantasi ginjal dengan tingkat kelangsungan hidup dan kualitas hidup pasca-transplantasi yang tinggi.
Selain keunggulan medis, Siloam juga berkomitmen kuat terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Inisiatif ESG mencakup efisiensi energi dan air, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, transformasi digital untuk mengurangi penggunaan kertas, serta penguatan standar mitra kerja yang sejalan dengan ekspektasi lingkungan dan sosial. Komitmen ini menempatkan Siloam di posisi 21% teratas secara global untuk sektor kesehatan dalam penilaian ESG independen.
Di bawah pilar “Caring for Community”, Siloam mengoperasikan tujuh klinik gratis di wilayah terpencil Papua, memastikan akses layanan kesehatan dasar di daerah yang kurang terlayani. Selain itu, Siloam juga menyediakan layanan skrining kanker payudara gratis di 32 Rumah Sakit dalam jaringannya, di mana hampir 40.000 perempuan telah menjalani pemeriksaan selama dua tahun terakhir, memberikan dampak signifikan dalam deteksi dini dan pencegahan kanker.
Kinerja Keuangan Solid dan Prospek Cerah
Meskipun menghadapi tantangan makro ekonomi dan industri, Siloam mencatat hasil keuangan yang stabil. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 12,2 triliun, EBITDA dasar sebesar Rp 2,76 triliun, dan laba bersih sebesar Rp 950 miliar untuk tahun buku 2024. Peningkatan ini didukung oleh pertumbuhan rawat jalan dan rawat inap yang kuat, efisiensi operasional, serta fokus berkelanjutan terhadap perawatan pasien. Selama lima tahun terakhir di bawah strategi Siloam 5.0, pendapatan meningkat sebesar 72% dan EBITDA naik sebesar 177%.
Sebagai bentuk komitmen terhadap pertumbuhan jangka panjang, seluruh laba bersih tahun 2024 akan dicatat sebagai laba ditahan Perseroan, sehingga tidak ada pembagian dividen untuk tahun buku ini. Secara operasional, jumlah tempat tidur yang tersedia meningkat menjadi 7.932. Volume pasien juga mengalami peningkatan signifikan, dengan lebih dari 4 juta kunjungan rawat jalan, 300.000 pasien rawat inap, dan lebih dari 100.000 tindakan operasi yang dilakukan sepanjang tahun 2024.
Presiden Direktur Siloam, Bapak David Utama, menyampaikan, “Kami bangga dapat melaporkan hasil keuangan yang solid meski menghadapi tantangan, dan kami tetap berkomitmen untuk membangun ekosistem layanan kesehatan Indonesia. Melalui Next Generation Siloam, kami memperkuat fokus pada akses dan kualitas, memperluas kapabilitas, serta terus berinvestasi pada sumber daya manusia dan teknologi demi melayani bangsa dengan lebih baik.”
Dengan peluncuran Next Generation Siloam dan komitmen kuat terhadap inovasi, kualitas, serta keberlanjutan, Siloam menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam layanan kesehatan di Indonesia, siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. (Red/*)








































