Mediakawasan.co.id, JAKARTA – Rumah Sakit (RS) Siloam Mampang, sebagai salah satu rumah sakit dengan pusat layanan orthopedi terkemuka, telah menerapkan strategi multidisiplin dalam menangani cedera olahraga. Tim medis yang terdiri dari berbagai spesialis, mulai dari tim bedah ortopedi, spesialis kedokteran olahraga, spesialis rehabilitasi medik dan fisioterapi, serta nutrisi, hingga psikologi olahraga, berkolaboratif memastikan pemulihan yang cepat dan efektif bagi para pasien.
Hal ini sebagaimana dikatakan oleh Dr. dr. Wahyuni Dian Purwati, Sp.EM., Direktur RS Siloam Mampang, saat menggelar media gathering bertema “Peran Multidisiplin untuk Penanganan Cedera Olahraga secara Komprehensif”, pada Kamis, 13 Juni 2024. Kali ini RS Siloam Mampang menghadirkan para pakar dalam bidang kesehatan olahraga, seperti Prof. Dr. dr. Andri Lubis, SpOT (K) dan dr. Langga Sintong, SpOT (K), untuk berbagi pandangan komprehensif tentang strategi pemulihan yang efektif.
“Kami sangat berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan olahraga terbaik dengan menggabungkan keahlian multidisiplin. Tujuan kami adalah membantu para olahragawan, termasuk sport enthusiast, kembali ke lapangan dan mencapai performa puncaknya dalam waktu singkat,” ungkap dr. Wahyuni.
Dia juga berharap dengan menghadirkan dua pakar dalam bidang kesehatan olahraga, seperti Prof. Dr. dr. Andri Lubis, SpOT (K) dan dr. Langga Sintong, SpOT (K), para awak media mendapatkan wawasan dan pengetahuan terkait penanganan cidera olahraga. “Pada akhirnya media dapat mengedukasi masyarakat terkait strategi pemulihan yang efektif pada kasus cedera olahraga,” tutur dr. Wahyuni.
Terkait penanganan cedera akibat olahraga, Konsultan Sports Injury & Arthroscopy, Prof Dr dr Andri Lubis mengatakan bahwa saat ini banyak rumah sakit yang telah memiliki alat canggih seperti artroskop untuk penanganan cedera olahraga.
RS Siloam Mampang adalah salah satu rumah sakit yang menyediakan layananan one stop solution orthopedic center untuk menangani gangguan tulang, sendi, dan jaringan ikat akibat cedera olahraga. Layanan ortopedi yang dimaksud mulai dari diagnosis, operasi, perawatan, hingga pemulihan dari hulu ke hilir dengan sembilan sub spesialis ortopedi.
Prof. Andri mengakui bahwa RS Siloam Mampang memang sudah berpengalaman dalam menangani cedera yang dialami oleh atlet di tingkat nasional. Tim dokter bahkan pernah menangani pasien seorang atlet pencak silat yang mengalami dislokasi bahu, sehingga berhasil bisa meraih medali emas pada Sea Games 2023.
Prof Andri juga mengatakan bahwa penanganan cedera olahraga di Siloam Mampang bukan hanya melayani atlet saja, melainkan juga untuk masyarakat yang gemar berolahraga. Semua pasien yang mengalami cedera akibat olahraga diharapkan bisa mendapat pelayanan yang sama baiknya.
“Jadi meskipun namanya penanganan cedera olahraga, bukan berarti kliennya adalah atlet saja, karena siapa pun bisa berolahraga. Jadi, pasien tidak perlu lagi ke luar negeri hanya untuk mengobati cedera akibat olahraga,” tegas Prof. Andri.
Dia juga menjelaskan bahwa pasien yang mengalami cedera olahraga akan mendapatkan pelayanan ortopedi melalui fasilitas yang sudah disediakan. Mulai dari pemeriksaan X-ray, CT-Scan kontras dan non-kontras, bone mineral density (BMD), USG, MRI, hingga laboratorium patologi. (red/rlls)






































