Mediakawasan.co.id, Banten- Konferensi PWI Banten usai digelar. Rian Nopandra, atau yang biasa disapa Opan, terpilih kembali sebagai Ketua PWI Provinsi Banten untuk periode 2024-2029. Acara pemilihan berlangsung di Puri Retno I, Kabupaten Serang, pada Rabu 27 Maret 2024.
Kontestasi awalnya terdiri dari empat calon, pesaing Opan adalah Hari Wibowo atau Kibo, sementara dua calon lainnya, Junaedi dan Sangki Wahyudin, menyatakan mengundurkan diri dari pencalonan.
Pada proses pemilihan, Opan berhasil mengungguli Kibo dengan perolehan suara 157 dari total 235 peserta. Sementara Kibo mendapat 78 suara. Selain pemilihan ketua, Konferensi PWI Banten tersebut juga menetapkan Ketua Dewan Kehormatan Provinsi (DKP) PWI Banten. Mohamad Hopip terpilih sebagai Ketua DKP PWI Banten untuk periode 2024-2029 setelah meraih dukungan mayoritas dengan 152 suara.
Ditemui usai konferensi, Rian Nopandra atau Opan mengatakan bahwa pemberdayaan keluarga Wartawan akan menjadi salah satu program utama PWI Banten.
“Kita akan lebih condong dan prioritaskan pembentukan unit-unit usaha di semua perwakilan PWI Kota dan Kabupaten. Dan kita akan optimalkan peran ikatan keluarga wartawan IKWI ini yang penting. Karena kalau seorang wartawan hanya mengandalkan gaji tapi ketika Ikatan Keluarga Wartawan hidup, IKWInya hidup minimal bisa jadi penopang. Di jaman sekarang kita harus pintar-pintar cari solusi. Kita ada terobosan ke depan dimana PWI tetap eksis, dan Ikatan Keluarga Wartawannya juga lebih eksis, minal bisa menciptakan kemandirian ekonomi bagi keluarga,” ujar Opan.
Hadir dalam konferensi tersebut, Zulmansyah Sakedeng, Kabid Organisasi PWI Pusat menyampaikan bahwa konferensi bukan hanya untuk memilih ketua tetapi juga untuk menerapkan program program kerja PWI Banten. Dia juga berpesan bahwa sesama anggota PWI harus saling membela dan melindungi.
“Konferensi amanat PDPT ini adalah salah satu tugas kita, jadi ini sesuatu yang normatif yang harus kita lalui. Sebenarnya konferensi ini bukan hanya memilih ketua, ada hal lain yang lebih penting, yaitu menentukan program program kerja kita di provinsi. Untuk teman-teman di Banten ada program yang ingin memberdayakan wartawan, ada juga program yang ingin melindungi wartawan. Kita ber-PWI ini tujuannya saling bela. Kita berhimpun di PWI untuk saling bela pada profesi kita. Jangan saling mencela, itu keliru. Kita di PWI ini berhimpun untuk tolong menolong, karena kita disatukan oleh profesi kita sebagai wartawan. Untuk itu ADART PWI semakin tegas, yang bukan wartawan, tidak boleh bergabung,” tegas Zulmansyah (Red/*)








































