Mediakawasan.co.id, Bintaro Tangsel- Indonesia merupakan negeri mayoritas muslim, namun sangat disayangkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) hasil Survei Sosial Ekonomi (Susenas) tahun 2018, tercatat 53,57 persen masyarakat dewasa di Indonesia tidak bisa membaca Al-Quran. Lebih dari setengah penduduk Muslim di negeri ini masih buta huruf Al-Quran. Tentu kondisi ini harus mendapatkan perhatian yang serius dari seluruh elemen umat Islam di negeri ini.
Di momen Ramadan 1443 H atau bertepatan dengan 17 April 2022, Cinta Quran Foundation menyelenggarakan event spektakuler bertajuk “Quranization Bergerak Hapus Buta Aksara Quran”. Event ini didedikasikan sebagai bentuk kepedulian umat Islam untuk memberantas darurat buta aksara Quran di Indonesia.
Quranization dilaksanakan selama 17 jam, mulai dari pukul 05.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB, secara hybrid yakni secara virtual dan tatap muka.

Dalam setiap sesinya Quranization menghadirkan berbagai inspirasi dari para tokoh, antara lain Ustadz Fatih Karim, Ustadz Asep Supriatna, Ustadz Bobby Herwibowo, Ustadz Abi Makki, dan KH. Bachtiar Nasir, Ustadz Fikrie Syahrijal, Lc., Kang Ikhsanun Kamil, Ustadzah Ummu Sajjad, Ustadzah Peggy Melati Sukma, dan Teh Foezi C.C Elmart. Ada pula sesi training Surah Al-Fatihah bersama Syekh Dr. Samih Salim, ulama asal Mesir yang merupakan pewaris sanad Qiraat Asyarah Sughra dan Kubra generasi ke-28 dari Rasululllah.
Membuka acara tersebut, Ustadz Fatih Karim menyampaikan, Quranization Bergerak Hapus Buta Aksara Quran ini ada karena adanya realitas Indonesia yang mayoritas muslim, namun ternyata setengah penduduknya tidak bisa membaca Al-Quran. Maka dari itu, Cinta Quran Foundation mengajak seluruh komponen umat dari Sabang sampai Merauke untuk berjuang bersama-sama menghapus buta aksara di Indonesia.
Puncak acaranya, pembacaan 100.000 juz Al-Quran dibacakan oleh 100.000 orang, mulai dari tokoh, artis hijrah, dan berbagai kalangan. Ada lembaga/komunitas yang turut mendukung event spektakuler ini antara lain: DAQU, Askar Kauny, Mathla’ul Anwar, Duta Quran, AQL, Dewan Dakwah, Himpunan Alumni IPB, dan lain-lain.
“Dihelatnya event Quranization diharapkan dapat melahirkan kesadaran bersama sekaligus kepedulian akan urgensi pemberantasan darurat buta aksara Quran di Indonesia. Oleh karena itu, seluruh pihak yang berpartisipasi dalam event Quranization ini mendedikasikan kontribusinya untuk berjuang bersama-sama menghapus buta aksara Quran di Indonesia,” pungkas Ustadz Fatih Karim.
Tentang Cinta Quran Foundation
Cinta Quran Foundation merupakan lembaga dakwah, sosial, dan kemanusiaan yang dalam segala aktivitasnya senantiasa mengetengahkan nilai dan spirit Al-Quran. Kini, Cinta Quran Foundation telah dipercaya oleh berbagai instansi, lembaga, badan hingga perusahaan di Indonesia dan berkomitmen untuk mewujudkan #Indonesia Cinta Quran. (Red/rlls)
Program Cinta Quran Foundation: https://www.quranization.id/
https://cqfoundation.or.id/https://www.instagram.com/cqfoundationid/













































