Mediakawasan.co.id, Tangerang – Menyambut Hari Ibu Nasional, Mahsuri, produsen bumbu dan saus halal yang sesuai dengan cita rasa Indonesia, berkolaborasi dengan Foodbank of Indonesia (FOI) menggelar gerakan memasak pangan lokal yang melibatkan ratusan ibu di Kota Tangerang, pada Selasa, (16/12). Kegiatan ini sekaligus diisi dengan penyaluran 1.000 paket makanan bergizi bagi keluarga prasejahtera sebagai bentuk apresiasi terhadap peran ibu dalam menjaga ketahanan pangan keluarga melalui dapur rumah.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Tangerang yang diwakili Ketua Pokja 4 PKK Kota Tangerang, Shinta Tihar, Business Director PT Mahsuri Dagang Indonesia Verdy Ricardo Tjhoei, Direktur Urusan Luar Mahsuri Dagang Mohd Jazri Bin Ikhmal Hijaz, serta Co-founder Foodbank of Indonesia Wida Septarina. Lebih dari 200 ibu turut berpartisipasi dalam demo masak makanan khas Betawi-Banten, yakni sayur besan, yang dipandu oleh Chef Adhie Martiadi, Presiden Islamic Chef and Culinary Indonesia (ICCI).
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Indonesia Memasak (GIM) Mustikarasa, sebuah inisiatif yang mengajak ibu, perempuan, dan masyarakat luas untuk kembali mengenal serta menghidupkan kekayaan pangan lokal dan rempah Nusantara yang mulai terlupakan. Melalui pengalaman memasak bersama, GIM Mustikarasa mendorong tumbuhnya kebanggaan bahwa memasak bukan sekadar aktivitas rumah tangga, melainkan peran mulia dalam menjaga budaya dan ketahanan pangan keluarga.
Co-founder Foodbank of Indonesia, Wida Septarina, menyampaikan bahwa kolaborasi FOI dan Mahsuri dalam GIM Mustikarasa memiliki makna strategis. “Melalui gerakan ini, kami ingin menghidupkan kembali kebiasaan memasak menu lezat dan bergizi dengan pangan lokal yang kaya rempah untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dukungan Mahsuri melalui produk bumbu masak yang sesuai masakan Nusantara serta edukasi memasak menjadi wujud nyata berbagi kebahagiaan. Puncaknya, kami menyalurkan 1.000 paket makanan bagi ibu dan keluarga di Tangerang sebagai cara merayakan Hari Ibu dengan aksi yang bermakna,” jelas Wida.
Business Director PT Mahsuri Dagang Indonesia, Verdy Ricardo Tjhoei, bersama Direktur Urusan Luar Mahsuri Dagang, Mohd Jazri Bin Ikhmal Hijaz, memaparkan makna slogan kegiatan “Dari Dapur Ibu ke Hati.” Menurut Verdy, slogan tersebut merepresentasikan nilai giving back to community yang dipegang Mahsuri. “Kami percaya bahwa kebaikan akan berdampak lebih besar ketika dibagikan. Apa pun yang dibuat dengan tangan ibu selalu memiliki nilai emosional. Masakan ibu bukan hanya soal rasa, tetapi juga perhatian, doa, dan kasih yang sampai ke hati keluarga,” ujarnya.
Verdy menambahkan, melalui produk bumbu masak yang praktis dan halal, Mahsuri berkomitmen mendukung para ibu agar tetap dapat menyajikan hidangan lezat dan bergizi, sekaligus melestarikan kekayaan rasa Nusantara di tengah keterbatasan waktu.
Rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi dan demo masak yang melibatkan 200 ibu dari berbagai wilayah di Kota Tangerang. Salah satu momen utama adalah demo masak sayur besan menggunakan Mahsuri Kecap Gurih Serbaguna. Para peserta tidak hanya menyaksikan, tetapi juga berkesempatan untuk mempraktikkan langsung pengolahan hidangan berbasis pangan lokal dengan sentuhan produk Mahsuri.
Selain aktivitas memasak, Mahsuri dan Foodbank of Indonesia turut menyalurkan 1.000 paket makanan bergizi kepada para ibu dari keluarga sederhana di wilayah Banten. Paket makanan tersebut diolah melalui Dapur Pangan FOI, yang selama ini menjadi ruang kolaborasi komunitas dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Ke depannya, Mahsuri berkomitmen untuk terus mendukung peran ibu sebagai jantung dapur dan keluarga melalui berbagai inisiatif sosial dan produk yang relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia. (Red/*)









































