Mediakawasan.co.id, Tangerang Selatan — Komitmen kemanusiaan kembali menguat di Kota Tangerang Selatan melalui kolaborasi Yayasan Al-Hidayah bersama Nusantara Palestine Center (NPC) yang menggelar penggalangan dana untuk Palestina sekaligus membuka dukungan bagi korban bencana di Sumatera. Kegiatan yang berlangsung di Aula Serba Guna Pemkot Tangsel ini menjadi momentum penyerahan donasi sebesar Rp117 juta untuk Palestina serta penggalangan awal bagi bencana di Sumatera.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi penuntasan amanah donatur yang telah menitipkan bantuan Palestina sejak beberapa bulan terakhir, tetapi juga menjawab keprihatinan bersama atas bencana yang melanda Aceh dan Sumatera. Melalui sinergi Yayasan Al-Hidayah, panitia, masyarakat Tangsel, dan NPC, aksi kemanusiaan ini menunjukkan bahwa kepedulian bisa berjalan bersamaan untuk saudara di luar negeri dan di dalam negeri.
Acara dimulai dengan penampilan hadroh, bazar, serta lelang barang bertema Palestina yang sebelumnya dikumpulkan dari masyarakat, OPD Tangsel, dan jejaring relawan. Kegiatan ini merupakan lanjutan dari penggalangan sebelumnya.
Ketua Panitia, Piter Abdul Karim, menyampaikan bahwa acara ini sejatinya dijadwalkan pada 31 Agustus lalu. Namun kondisi nasional pada saat itu memaksa kegiatan ditunda.
“Kondisi Indonesia waktu itu tidak baik-baik saja, banyak demo. Jadi kami tunda. Tapi amanah donatur harus tetap dijalankan,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama tetap pada Palestina, namun saat ini panitia juga mulai menggalang donasi untuk Sumatera.
“Rp117 juta ini khusus untuk Palestina. Untuk Sumatera, baru kami mulai hari ini dan akan dilanjutkan di dua titik kegiatan berikutnya,” jelasnya.
Ketua Yayasan Al-Hidayah, Herman Susilo, menyampaikan bahwa dukungan terhadap Palestina telah dilakukan secara berkelanjutan.
“Sebelumnya kami sudah menyalurkan sekitar Rp55 juta yang berupa sembako dan air minum. Alhamdulillah sekarang terkumpul Rp117 juta. Kami teruskan melalui NPC seperti kerja sama sebelumnya,” ujarnya.
Menurut Herman, NPC dipilih karena sudah menjadi mitra penyaluran yang terpercaya dan telah menjalin hubungan kerja sama sejak bantuan pertama.
Pendiri NPC, Bang Onim, mengapresiasi konsistensi masyarakat Tangsel yang tetap memberikan dukungan kepada Palestina meski Indonesia sendiri tengah terdampak bencana.
“Bencana di Aceh dan Sumatera memang sangat memprihatinkan, tapi dukungan masyarakat Indonesia terhadap Palestina tidak pernah redup. Ini adalah amanah konstitusi dan hutang budi,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan kondisi Gaza yang masih menghadapi pembatasan akses bantuan kemanusiaan oleh otoritas Zionis.
“Bantuan sering dihalangi, bahkan diobrak-abrik dengan anjing pelacak sebelum masuk ke kamp pengungsian. Kebiadaban itu tidak diterima oleh agama mana pun,” tegasnya.
Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan simbolis donasi Rp117 juta dari Yayasan Al-Hidayah kepada NPC untuk kemudian didistribusikan ke Palestina. Sementara itu, penggalangan dana untuk Sumatera terus dibuka dan akan dilanjutkan melalui acara panitia berikutnya.
Bersamaan dengan rangkaian kegiatan ini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas/OPD Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui kegiatan Perempuan Tangguh juga berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp8.751.000 untuk mendukung aksi sosial kemanusiaan. (Red/*)







































