Mediakawasan.co.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah cepat dalam menanggulangi permasalahan banjir yang kerap melanda wilayahnya. Peninjauan langsung ke lokasi terdampak banjir dilakukan oleh Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK), serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimta) Kota Tangsel, pada Senin, (2/6).
Kunjungan ini dilakukan setelah hujan lebat yang mengguyur Tangerang Selatan menyebabkan banjir di beberapa titik, terutama di RW 02 Rawa Buntu, yang merupakan daerah dengan elevasi terendah. Pilar Saga Ichsan menyampaikan, “Kami sedang meninjau titik banjir yang sering terjadi, terutama di Rawa Buntu. Ini merupakan titik terendah di kawasan tersebut, di mana air dari berbagai perumahan berkumpul.”
Dalam upaya mencari solusi teknis, Pemkot Tangsel mempertimbangkan beberapa pendekatan, baik itu penanganan di titik elevasi tertinggi maupun di titik terendah. Pilar menekankan pentingnya langkah yang tepat agar perbaikan, baik itu berupa drainase maupun kolam tampung, bisa mencegah genangan di titik terbawah. “Air akan selalu mengalir secara gravitasi menuju titik terendah. Kami harus menemukan cara untuk memastikan bahwa air dapat mengalir kembali ke saluran yang tepat.”
Dia menambahkan bahwa penanganan tidak hanya akan dilakukan di titik banjir yang sudah ada, tetapi juga perlu memperhatikan kondisi puskesmas yang terdampak, yang juga berada pada posisi lebih rendah. Dalam hal ini, Pemkot juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi teknis agar air tidak menggenangi fasilitas kesehatan tersebut.
Melalui survei lapangan dan kajian yang mendalam, Pemkot Tangsel berkomitmen untuk mencari solusi permanen terhadap sejumlah titik banjir yang diidentifikasi. Dengan data yang diperoleh dari laporan BPBD mengenai titik-titik terdampak banjir, langkah-langkah perbaikan direncanakan dengan cermat.
Sementara itu, Pilar menjelaskan bahwa banjir tidak hanya terjadi saat hujan kecil, namun juga perlu diantisipasi pada saat hujan lebat. “Kami berupaya untuk menangani secara menyeluruh, bukan hanya pada saat cuaca ekstrim tetapi juga untuk mencegah dampak yang lebih besar di masa depan,” ujarnya.
Pemkot Tangsel berharap dengan pendekatan yang lebih terorganisir dan kolaboratif, masalah banjir yang selama ini menjadi persoalan klasik dapat teratasi dengan baik demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat. (Red/*)








































