Mediakawasan.co.id, Surabaya– Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) yang dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 31/M Tahun 2022 diantaranya adalah Konsil Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Konsil Teknik Biomedik, Konsil Kebidanan, Konsil Keperawatan, dan Konsil Keterapian Fisik, mengadakan pertemuan pada, Jum’at, 2 Desember 2022, di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Jl. Ahmad Yani No. 118, Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Pertemuan tersebut dikoordinasi oleh dr. Riswahyuni Widhawati, M.Si yang biasa disapa sebagai dr. Riris (Kepala Divisi Keprofesian Konsil Kesmas).
Pertemuan dihadiri 4 Konsil KTKI yang mewakili tugas masing-masing Konsil, Tenaga Kesehatan yang terkait dalam menjalankan tugas dan fungsi Konsil masing-masing Tenaga Kesehatan, yaitu memfasilitasi dukungan pelaksanaan tugas konsil masing-masing Tenaga Kesehatan, melakukan evaluasi tugas Konsil masing-masing tenaga kesehatan dan membina dan mengawasi konsil masing-masing tenaga kesehatan.
Pertemuan yang dilaksanakan di Ruang Mahkota Dewa, di Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Lantai 3 ini, dihadiri 11 orang anggota KTKI hadir didampingi oleh Tim Ses KTKI sebanyak 3 orang. 11 orang yang mewakili 5 Konsil yang hadir adalah dr. Riswahyuni Widhawati, M.Si (Konsil Kesmas), Winda Wirasa, S.T.,M.T. (Konsil Teknik Biomedika), Dr.Untung Sujianto, S.Kp., M.Kes (Konsil Keperawatan), Her Basuki, S.Kp.,M.Kes (Konsil Keperawatan), Ahmad Syakib, SKM., S.Ft., MKM (Konsil Keterapian Fisik), Dhanny Widhata Mahardika, B.Sc.PO (Konsil Teknik Biomedika), Asep Fihtri Hilman, S.Si,M.Pd (Konsil Teknik Biomedika), Arin Supriyadi,Ftr, M.Fis (Konsil Keterapian Fisik), Rahayu Astuti, S.K.M., MKM (Konsil Kebidanan), Ida Ayu Citarasmi, SST, MKM (Konsil Kebidanan), Jatmiko Rinto Wahyudi, S.ST, M.P.H (Konsil Keterapian Fisik). Tim Ses KTKI yang mendampingi saat ini adalah Mas Peri Padli, Mas Hilman dan Mas Sigit.
Kegiatan kali ini diselenggarakan secara hybrid, dihadiri oleh sebanyak 90 orang peserta luring dan 50 orang peserta daring. Unsur peserta yang diundang terdiri dari perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten/Kota seluruh Jawa Timur, Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Tepadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten/Kota Jawa Timur, Organisasi Profesi (OP) (dihadiri oleh 5 Konsil), dan Perguruan Tinggi Kesehatan seluruh Jawa Timur.
Pembukaan dilakukan oleh Kasi Sumber Daya Manusia Kesehatan : Evie Effendi Tri Cahyono, SKM, M.Kes., yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
dr Riris mewakili anggota KTKI yang hadir mengatakan, “Pertemuan ini harus dimaknai sebagai hal yang sangat penting, sosialisasi harus sampai ke anggota OP dan dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk memajukan program kesehatan Indonesia dan membantu masyarakat dengan menciptakan tenaga kesehatan yang berkompeten dan terlegalisasi dalam pelayanan kesehatan seluruh Indonesia. Pembinaan dan pengawasan merupakan salah satu upaya meningkatkan penyelenggaraan kinerja.”
Ia juga berharap seluruh OP dapat bekerja sama sehingga proses pembinaan dan pengawasan dapat berjalan dengan baik. (red/@RWd)






































