CIPUTAT, MKD.co.id – Tahun 2016, Gerakan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) diluncurkan di Tangerang Selatan (Tangsel). Selama 15 Tahun, gerakan pemberdayaan perempuan dibawah pembinaan Dinas Pendidikan Tangsel ini pun semakin memperlihatkan wujud kemandirian para perempuan.
“Hari ini kami menggelar Gebyar dan Sarasehan GP3M 2021. Kami ingin melihat sejauhmana kreativitas para perempuan Tangsel yang tergabung dalam Pelatihan Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Alhamdulillah, bisa dilihat sendiri hasilnya, mereka semakin kreatif dan mandiri. Berbagai produk olahan mereka baik itu makanan, minuman maupun handicraft tampak semakin baik dan berkualitas,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono, disela acara Gebyar dan Sarasehan GP3M Tangsel 2021, Kamis (09/12).
Menurut Taryono, GP3M Tangsel tidak hanya membantu para perempuan untuk mendapat kesetaraan pendidikan melalui kejar paket A, B atau C saja, tetapi juga akan dikuatkan dengan vokasi dan pelatihan dalam rangka memberikan bekal berkarya agar bisa mendiri.
“Ke depan kami akan meluaskan dan menguatkan jaringan dengan bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder agar para perempuan dan PKBM semakin berkembang,” tandasnya.
Gebyar dan Sarasehan GP3M Tangsel 2021, diselenggarakan di lapangan Kantor Kecamatan Pamulang, dan dihadiri oleh Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Red/*)











































