Mediakawasan.co.id, Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) menggelar sosialisasi dan edukasi pencegahan kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada masyarakat Kelurahan Parigi. Kegiatan yang diadakan di Aula Kantor Kelurahan Parigi Lama, Pondok Aren Tangsel, pada hari ini Selasa, (14/07), dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pembentukan dan Pembinaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi potensi kebakaran.
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk menekan angka kebakaran. Karena itu, selain membekali Redkar dengan kemampuan memadamkan api, pemerintah juga mendorong mereka menjadi agen edukasi di tengah masyarakat.
“Redkar bukan hanya harus mampu melakukan pemadaman, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya kebakaran, mengenali titik-titik rawan, hingga langkah yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran. Masyarakat jangan panik, tetapi harus tahu cara menghadapi kebakaran dengan benar,” ujar Pilar.
Menurutnya, bantuan APAR dan perlengkapan penunjang diberikan berdasarkan usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Tahun ini terdapat sembilan kelurahan yang memperoleh alokasi anggaran untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran.
“Setiap kelurahan memiliki kebutuhan yang berbeda. Ada yang mengajukan APAR, pompa air maupun peralatan lainnya. Yang terpenting, setelah menerima peralatan mereka juga harus mendapatkan pelatihan agar mampu menggunakannya dengan benar,” katanya.
Pilar menambahkan, tingginya kasus kebakaran akibat korsleting listrik membuat Pemkot Tangsel turut menggandeng PLN dalam kegiatan sosialisasi. Edukasi tersebut diharapkan dapat diteruskan oleh anggota Redkar, RT, dan RW kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan, Ahmad Dohiri atau yang akrab disapa Adam, menjelaskan kegiatan sosialisasi di Kelurahan Parigi merupakan tindak lanjut usulan masyarakat melalui Musrenbang Kelurahan yang telah diakomodasi dalam APBD Tahun 2026.
“Kegiatan ini merupakan hasil usulan masyarakat. Tahun ini ada sembilan kelurahan yang mendapatkan anggaran untuk pembinaan, sosialisasi, serta penguatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran,” jelas Adam.
Dalam kegiatan tersebut, Damkar Tangsel menyerahkan bantuan berupa 10 unit APAR, 1 unit pompa air (alkon), 3 unit grab stick, serta 2 pasang sepatu keselamatan. Seluruh bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan yang diajukan masing-masing wilayah.
Adam menjelaskan, APAR yang dibagikan diharapkan menjadi perlengkapan awal yang dapat dimanfaatkan warga untuk menangani kebakaran skala kecil sebelum api membesar. Namun, penggunaan alat tersebut harus dibarengi dengan pelatihan agar efektif saat keadaan darurat.
Selain membagikan peralatan, Damkar Tangsel juga memberikan edukasi mengenai penyebab kebakaran yang paling sering terjadi, yakni korsleting listrik. Berdasarkan evaluasi Dinas Damkar, sekitar 75 persen kasus kebakaran di Tangerang Selatan dipicu oleh arus pendek listrik. Oleh karena itu, masyarakat diimbau rutin memeriksa instalasi listrik rumah dan tidak menggunakan sambungan listrik yang tidak sesuai standar.
“Prinsip kami sederhana, kalau rumah aman maka kebakaran bisa dicegah. Karena itu kami menggandeng PLN untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai instalasi listrik yang aman,” ujar Adam.
Ke depan, Pemkot Tangsel akan terus memperluas program sosialisasi dan pembagian sarana pencegahan kebakaran ke wilayah lain. Pemerintah juga mendorong terbentuknya program Arisan APAR di tingkat RT agar semakin banyak rumah tangga memiliki alat pemadam api ringan secara mandiri sebagai upaya membangun budaya siaga kebakaran di lingkungan permukiman.Berita ini lebih menempatkan kegiatan sosialisasi Damkar dan pembagian APAR sebagai fokus utama, sedangkan data armada dan program lainnya hanya menjadi informasi pendukung. (Red/*)




































