Mediakawasan.co.id, JAKARTA – Tim investigasi dibentuk oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mencari tahu penyebab tabrakan dua di Bandung, yakni KA lokal Baraya dan KA jarak jauh Turangga di wilayah Babakan DKA Cicalengka.
Kepala Sub Bagian Datin dan Humas Sekretariat KNKT, Anggo Anurogo mengatakan pihaknya telah membentuk tim investigasi.
“Tim investigasi sudah dibentuk,” katanya kepada awak media, Jumat 5 Januari 2024.
Diterangkannya, tim itu kini tengah dalam perjalanan ke lokasi.
“Dan dalam perjalanan menuju lokasi kejadian,” terangnya.
Sementara, Polisi pastikan ada tiga korban meninggal dunia dalam kecelakaan dua kereta di Bandung pada Jumat (5/12).
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan tiga korban diantaranya masinis KA lokal Padalarang.
Dua lainnya adalah asisten masinis dan seorang pramugara KA Turangga.
“Sementara memang korban-korban yang lain lagi didatakan dan dievakuasi. Namun informasi awal yang masuk sementara korban meninggal dunia ada tiga orang, yaitu masinis KA lokal Padalarang dan asisten masinis kereta api lokal Padalarang serta satu orang pramugara kereta api Turangga,” imbuhnya.
Sementara, Proses evakuasi kecelakaan dua kereta api yang diduga mengalami tabrakan masih berlangsung.
Kapolres Kota Bandung, Kombes Kusworo Wibowo mengatakan dua kereta api, KA lokal Baraya dan KA jarak jauh Turangga yang tabrakan di wilayah Babakan DKA Cicalengka proses evakuasinya masih berlangsung kini.
“Iya, masih (proses evakuasi),” katanya kepada awak media, Jumat 5 Januari 2024.
Kecelakaan itu diduga terjadi pada pukul 06.00 WIB, pagi tadi.
Hingga kini belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut.
“Sementara masih mau evakuasi, belum stabil, jadi belum kita sisir semuanya, belum bisa dipastikan,” ujarnya.











































