Mediakwasan.co.id, Mataram NTB- Siloam Hospitals Mataram Nusa Tenggara Barat kembali menggelar Health Talk (bincang sehat), dalam rangka sosialisasi Kelamatan dan Kesehatan Kerja (K3), (17/12). Bincang sehat kali ini mengangkat tema “Ginjal Sehat Bebas Batu dan Tubuh Kuat”. Hadir sebagai nara sumber dr. Pebrian Jauhari Sp.U.
Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI) mendefinisikan Batu Saluran Kemih sebagai pembentukan batu di saluran kemih, yang dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebab dan gejalanya. Batu Saluran Kemih atau dalam bahasa ilmiahnya Urolithiasis akan menghambat peredaran yang berasal dari ginjal hingga uretra.
Batu pada saluran Kemih akan menyebabkan antara lain; Gangguan Saluran Urin, Gangguan Metabolik, Infeksi Saluran Kemih, Dehidrasi dan Idiopatik.
Menurut dr Pebrian Jauhari, faktor resiko batu ginjal dapat terdiagnosis pada rentan usia 30 – 50 tahun dan dengan perbandingan resiko 3:1 antara laki-laki dan perempuan.
Dia juga menjelaskan tatalaksana penanganan batu ginjal, yang dapat dilakukan melalui pemeriksaan penunjang Laboratorium dan Radiologi, yakni Tindakan ESWL (Extracorporeal Shockwave Lithotripsy) dan PCNL ( Percutaneous Nephro Litholapaxy).
“Tatalaksana untuk menurunkan rasa nyeri adalah dengan melakukan terapi konservatif ataupun ekspulsif medikamentosa, ESWL, Endourologi dan Pembedahan,” tegas dr. Pebrian.
“Data menunjukan angka rata rata kekambuhan adalah 7% atau kurang lebih 50% pada kurun waktu 10 tahun terakhir. Adapun untuk pencegahannya dengan menghindari dehidrasi dan memenuhi kebutuhan air putih harian 2-3 Liter, melakukan diet rendah protein, oksalat, garam dan purin. Serta medikamentosa pada pengidapnya yaitu dengan terapi sebagai pengobatan atau minum obat secara oral, pil, kapsul, suntik hingga infus,” tutup dr. Pebrian yang jadwal prakteknya dapat dilihat di aplikasi My Siloam. (red/*)





































