Mediakawasan.co.id, Jakarta – Dokter spesialis bedah ortopedi dan penggantian sendi, Dr. Shrujal Shah, menekankan pentingnya pencegahan cedera pada kelompok lanjut usia (lansia) sebagai langkah utama mengurangi risiko patah tulang.
Menurutnya, seiring bertambahnya usia, kepadatan tulang secara alami akan menurun dan meningkatkan kemungkinan terjadinya osteoporosis. Kondisi ini membuat lansia lebih rentan mengalami patah tulang, bahkan akibat benturan ringan.
“Risiko patah tulang dipengaruhi oleh kekuatan benturan dibandingkan dengan kepadatan tulang. Pada lansia, kepadatan tulang yang menurun membuat risiko tersebut semakin tinggi,” jelasnya.
Pencegahan Lebih Penting dari Pemeriksaan
Dr. Shah menyampaikan bahwa pada lansia, fokus utama sebaiknya bukan hanya pada pemeriksaan kepadatan tulang, tetapi pada upaya pencegahan jatuh dan cedera dalam aktivitas sehari-hari.
Ia merangkum prinsip utama dalam satu pesan sederhana: selalu berhati-hati dalam setiap aktivitas.
Langkah Pencegahan Cedera
Beberapa langkah yang disarankan untuk mengurangi risiko jatuh antara lain:
Menghindari berdiri di atas kursi atau bangku, bahkan yang rendah
Membatasi aktivitas di luar rumah saat kondisi hujan atau licin
Berhati-hati saat berada di kamar mandi untuk mencegah terpeleset
Mengenakan pakaian dalam di tempat yang aman seperti kamar tidur, bukan di kamar mandi
Memastikan lantai kamar mandi kering dan menggunakan pegangan tambahan
Membersihkan barang-barang di lantai yang berpotensi menyebabkan tersandung
Duduk sejenak sebelum berdiri saat bangun tidur, terutama di malam hari
Menyediakan pencahayaan yang cukup dan akses bantuan darurat di rumah
Mengenakan pakaian dalam posisi duduk untuk menjaga keseimbangan
Selain itu, jika terjatuh, disarankan untuk menggunakan tangan sebagai penopang guna mengurangi risiko cedera serius pada panggul.
Peran Aktivitas Fisik dan Nutrisi
Dr. Shah juga menekankan pentingnya aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki secara rutin untuk menjaga kekuatan otot dan keseimbangan tubuh.
Dari sisi nutrisi, ia menganjurkan konsumsi makanan kaya kalsium seperti produk susu, kedelai, serta makanan laut. Paparan sinar matahari juga dinilai penting untuk membantu pembentukan vitamin D yang berperan dalam penyerapan kalsium.
Menjaga berat badan tetap ideal juga menjadi faktor penting, terutama bagi lansia wanita, untuk mengurangi tekanan pada tulang dan sendi.
Lingkungan Aman untuk Lansia
Lingkungan rumah yang aman menjadi faktor kunci dalam pencegahan cedera, seperti penggunaan lantai anti-selip di kamar mandi serta pegangan pada tangga.
Dr. Shah mengingatkan bahwa satu kejadian jatuh pada lansia dapat berdampak besar terhadap kualitas hidup, bahkan mempercepat penurunan kondisi fisik secara signifikan.
“Pencegahan jatuh harus menjadi prioritas utama dalam perawatan lansia,” tegasnya. (Red/*)






































