Mediakawasan.co.id, Tangerang- Master Ceremony (MC), mempunyai peran penting dalam sebuah acara, sebab MC juga menentukan sukses atau tidaknya acara. Tak hanya intonasi atau nada suara yang bagus, wawasan yang luas, serta penampilan juga sangat mempengaruhi kesuksesan seorang MC.
Meski bisa dibilang susah susah gampang jadi MC, namun tidak sedikit orang yang bercita-cita untuk menjadi MC, Megha Lestari, salah satunya. Wanita muda lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran Bandung ini, begitu terobsesi untuk menjadi seorang MC.
“Dari SMP sudah sering jadi MC, kadang jadi MC di acara ultah teman. Saya senang kalau jadi MC, mungkin karena jiwa yang suka tampil di depan khalayak umum kali ya,” tutur Mels sapaan akrab Megha Lestari, disela gelaran acara.

Menurut Mels ada kebahagiaan tersendiri ketika dapat menghibur orang-orang dengan performance-nya. “Membuat orang bahagia itu saya happy mbak,” imbuhnya.
Sempat malang melintang di dunia PR Agency, Mels mantap melangkah untuk menjadi Master Ceremony. “Pengen jadi MC yang berkualitas, gak asal ngomong, tapi juga memberi hiburan sekaligus mengedukasi khalayak,” ujar Mels yang memulai karienya sebagai MC profesional di tahun 2005.
“Jadi MC profesional sejak tahun 2005, ketika mulai kuliah di Bandung, awal mula dipercaya MC acara fakultas ilmu komunikasi, lalu MC fakultas fakultas yang ada di lingkungan Unpad. Sering juga jadi MC acara level universitas hingga MC di mall-mall yang ada di Bandung dan Jakarta,” ungkap Mels.
Meski belum memiliki jam terbang mendunia, tapi Mels selalu bersyukur bisa berkesempatan tampil menjadi MC di beberapa acara berskala nasional. “Pernah jadi MC di acara Bimtek Partai Demokrat, itu skalanya nasional yang hadir juga orang-orang penting. Yang paling berkesan adalah saat jadi MC di acara bankir di Intercontinental Hotel Jakarta, dan MC acara institusi yang dihadiri langsung oleh Bapak Jokowi dan Bapak Ahok sebelum menjabat sebagai Gubernur dan Wa-Gub Jakarta, waktu itu acaranya di Hotel Four Season Jakarta,” papar Mels yang tak pilih-pilih job. “Ya kalau ada acara di gang sempit pun Mels tetap mau jadi MC,” tambahnya.

Begitu juga soal tarif, Mels tak pernah pasang tarif tinggi untuk jasa MC nya. “Bisa disesuaikan, ya paling gak berapa lama durasi acaranya, ya kalau acaranya sampai seharian ya tentunya harus ada nilai lebih dong,” ungkap Mels sambil tertawa ringan.
Tidak hanya pasang tarif terjangkau, Mels juga kerap kali tampil mengibur para tamu dengan bernyanyi. “Alhamdulillah, lagu Pop, Melayu, Dangdut sampai koplo Mels bisa nyanyikan, ya meski gak sempurna tapi vokal Mels yang pas dengan musik tetap enak didengar lho,” ungkap Mels.
Mau tahu lebih jauh bagaimana Mels saat jadi MC? follow aja akun Instagram @mels.hadi.mcsinger, biar bisa ngitung budget jika butuh MC sekelas Mels. (Red/*)







































